Arsitektur private cloud atau hybrid cloud sudah banyak mulai di adaptasi sebagai solusi infrastruktur sebagai pengganti tradisional datacenter. Adaptasi ini didorong oleh kebutuhan adanya platform yang mampu melayani user serta menjalankan aplikasi lebih cepat. Perubahan yang didukung juga dengan inovasi teknologi belakangan hari ini, menyebabkan munculnya perkembangan value perusahaan serta peluang bisnis baru, yang menyebabkan tingginya kompetisi pada kecepatan serta stabilitas infrastruktur yang ditawarkan.

Tantangan  yang akan dihadapi oleh perusahaan adalah bagaimana mereka mengadopsi teknologi baru ini. Banyak perusahaan tidak dapat melakukan perpindahan total dikarenakan perlunya investasi yang banyak. Dan mereka mengadopsi teknologi ini dengan menggunakan asset mereka yang ada sekarang.

Openstack merupakan sebuah cloud platform yang di-release pertama kali pada 2010, sekarang mempunyai komunitas serta kontributor yang besar. Perkembangan openstack sangatlah cepat dengan mengeluarkan beberapa cloud platform yang kuat, stabil, serta mature. Solusi cloud mempunyai beberapa fitur kunci yang membedakannya dengan virtualisasi tradisional yakni:

  1. Virtualisasi tidak hanya pada bagian compute tetapi juga storage dan juga networking untuk menciptakan software defined infrastructure (SDI) yang menyeluruh
  2. Mempunyai proses yang di automasi secara menyeluruh
  3. Kontrol dan pengaksesan seluruh infrastruktur  dan service melalui API, yang membuat konsep programable infrastructure atau infrastructure as code
  4. Mempunyai self-service portal yang memberikan fitur ke pelanggan untuk melakukan provision sendiri dan mengatur resource mereka sendiri yang terisolasi dengan resource orang lain

Selain perbedaannya dengan virtualisasi tradisional berikut adalah alasan mengapa OpenStack merupakan solusi Cloud yang dapat dipercaya:

  1. Stabilitas dan kedewasaan dari code yang digunakan berbasis waktu.
  2. Pengembangan yang memfokuskan diri pada kebutuhan – kebutuhan perusahaan, hambatan yang mereka alami
  3. Malakukan pengembangan dengan menggunakan barbagai jenis perangkat. Sehingga OpenStack dapat berjalan pada berbagai perangkat
  4. Membangun pengetahuan yang berbasis dengan pengalaman dari pelanggan yang mempunyai berbagai macam skenario yang berbeda – beda
  5. Vendor memberikan support untuk enterprise release
  6. Membuat metode penginstalan yang selalu disederhanakan dengan tujuan mengurangi beban pelanggan
  7. Openstack mempunyai banyak cabang, yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pelanggan.

 

Redhat Cloud Infrastructure

 

Solusi cloud pada redhat merupakan solusi yang mengintegrasikan beberapa solusi dari redhat

Red Hat Cloud Infrastructure mempunyai 2 komponen utama yakni Red Hat Virtualization (RHV) untuk virtualisasi tradisional serta Red Hat OpenStack Platform (RHOSP) untuk scale-out cloud.

Teknologi yang digunakan pada RHV memiliki KVM  hypervisor serta sebuah managemen console. Red Hat merupakan pimpinan pada pengembangan KVM Hypervisor, yang merupakan bagian dari linux kernel dan membuat oVirt yang merupakan basis dari Red Hat Virtualization (RHV).

Dan berikut merupakan alasan mengapa Red Hat Openstack Platform dapat dipercaya sebagai menyedia distribusi Openstack:

  1. Red Hat menyediakan sebuah ekosistem dari hardware, dan service partner untuk membantu pelanggan membangun dan deploy cloud berbasis Openstack yang handal.
  2. Red Hat memberikan support yang enterprise-level serta material training dan sertifikasi.
  3. Red Had mendukung support lifecycle untuk beberapa release Openstack dalam waktu yang cukup panjang hingga 5 tahun. Mengingat cepatnya perkembangan teknologi Openstack.
  4.  Red Hat merupakan leader pada proyek pengembangan OpenStack dan merupakan salah satu pihak yang paling banyak kontribusinya pada Openstack.

Dengan Red Hat Virtualization dan Openstack menyediakan solusi dibidang infrastruktur, redhat juga memberikan solusi untuk pengaturan environment-nya yakni CloudForms. CloudForms dapat mengatur:

  1. Virtualisasi yang tradisional, baik produk Red Hat maupun bukan
  2. Lingkunagn Cloud yang on-premise seperti solusi yang berbasis openstack private cloud
  3. Mampu terhubung dengan Public Cloud seperti Amazon, Azure, Google cloud Platform

Selain yang disebutkan diatas Red Hat Cloud Infrastructur (RHCI) juga menyediakan life-cycle management yakni menggunakan Red Hat Satelite. Red Hat Satelite juga termasuk Red Hat Insights, yang mampu menyediakan analisa prediksi dan pendeterksian kegagalan untuk seluruh komponen pada redhat infrastruktur.