Tahukah anda apa itu fitur Auto Deploy? Pernahkah anda melakukan installasi esxi dalam jumlah yang sangat banyak? Tentunya akan memakan banyak tenaga dan waktu banyak.

Pertanyaan tersebut akan dibahas dalam artikel kali ini. Auto Deploy ini merupakan fitur yang built in pada vcsa 6.5, tidak seperti vcenter sebelumnya yang dapat provision dengan cepat esxi via network dari central auto deploy server (dalam hal ini vcsa 6.5).

Persyaratan environment auto deploy:

  • Hardware requirements disini
  • Esxi hardware harus diset menggunakan BIOS, EFI tidak disupport
  • Port antara vcenter dan esxi harus dibuka – cek disini
  • Pastikan VLAN dapat berjalan dengan baik, jika ada
  • Minimal storage 2GB untuk menyimpan image esxi
  • Harus menggunakan ipv4

Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk konfigurasi auto deploy pada vcsa 6.5:

  1. Enable service dari auto deploy pada vcenter, dengan cara:

vSphere Web Client > System Configuration > Services > Select Autodeploy > Actions > Edit Startup Type

  1. Service startup window akan muncul. Pilih Automatic untuk service akan otomatis start ketika OS Start, seperti tampilan berikut:

  1. Lakukan hal yang sama untuk service “image builder”.
  2. Download TFTP Boot Zip File dengan cara klik vcenter > configure > Auto deploy > Download boot zip file yang akan digunakan ketika setup TFTP Server nanti

5. Download TFTP yang diinginkan, dalam contoh kali ini adalah Solarwinds free TFTP Server dan diinstak dalam bentuk VM Windows.

6. Setelah diinstall, start TFTP Service dan extract .zip file yang telah di downlad sebelumnya ke folder berikut

7. Kemudian kita butuh dan buat server yang ada DHCP Service installed

8. Buat scope dan reservation untuk server yang akan boot menggunakan auto deploy

9. Setup scope option seperti tampilan berikut dimana 066 dan 067 mengarah ke TFTP Server dan Bootfile name nya

10. Kembali ke tampilan vcenter, dan shortcut baru akan muncul di tampilan home vcsa, yaitu auto deploy dan kemudian pilih Auto Deploy dan klik Software Depot untuk membuat image yang akan di booting oleh server

11. Setelah berhasil upload, klik image profile untuk verifikasi image

  1. Kemudian pilih Deploy Rules dan klik New Rules, beri nama dan pilih nanti apakah auto deploy ke semua host atau hanya ke salah satu host dengan menggunakan MAC address.

  1. Kemudian pilih image profile yang telah diupload sebelumnya

  1. Pilih host profiles yang telah dibuat sebelumnya jika ada, agar konfigurasi file pada host baru tetap sama dengan master dengan host profiles.

  1. Pilih host location dengan memilih data center anda dan klik finish
  2. Kemudian, pilih Activate/Deactivate Rules dan pastikan rules yang dibuat sudah activate.

  1. Kemudaian, start esxi host dan seharusnya sudah start menggunakan konfigurasi auto deploy dan langsung menerapkan host profile karena sesuai dengan rules yang dibuat sebelumnya.

  1. Setelah host berhasil dideploy, dan comply seperti berikut:

Demikianlah carai deploy esxi dengan konfigurasi autodeploy. Semoga bermanfaat. 🙂


Inovasi Informatika Indonesia (I3) merupakan authorize partner dari VMware yang menyediakan berbagai jenis kelas training dan sertifikasi di bidang Virtualisasi, mulai dari tingkat fundamental sampai tingkat advance.

Selain sebagai tempat training IT yang banyak direkomendasikan oleh praktisi, i3 juga menawarkan jasa IT Services di 4 bidang utama keahlian: Open SourceVirtualisasiDatabase, dan IT Security. Semua training dan services ditangani oleh instructor dan konsultan yang berpengalaman dan memiliki sertifikasi internasional.

Informasi lebih lanjut tentang lengkap jadwal pelatihan dan layanan IT silahkan hubungi kami melalui info@i-3.co.id dan live chat.