Tak dapat dipungkiri bahwa cloud telah menjadi fondasi bagi bisnis untuk bekerja dan beroperasi, khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang membuat mayoritas karyawan bekerja dari rumah. Dengan menempatkan workload, aplikasi, dan data di cloud, para karyawan dapat tetap mengakses data untuk bekerja dan berkolaborasi dari manapun. Maka dari itu, tak heran apabila pengadopsian multi-cloud kian meningkat. (Gartner, 2019)

Multi-cloud ialah solusi cloud yang memberikan bisnis kebebasan untuk meletakan sumber daya bisnis di cloud platform dan tipe manapun, private ataupun publik. Dengan demikian, bisnis memiliki aplikasi yang optimal, baik dari segi kinerja, keamanan, dan biaya. Namun, mengelola lingkungan multi-cloud membutuhkan waktu dan resources yang tak sedikit, mengingat adanya dashboard cloud yang berbeda-beda.

Satu solusi yang bisa diandalkan untuk memudahkan pengoperasian dan pengelolaan multi-cloud adalah Avvan, sebuah platform manajemen multi-cloud. Dengan Avvan, bisnis bisa mengelola hingga 15 cloud platform berbeda yang meliputi Amazon Web Services (AWS), Google Cloud, dan Microsoft Azure, GCP, Openstack, sampai VMware dari satu dashboard saja. Semua penggunaan cloud akan dimonitor dan dioptimalkan melalui fitur cost insight, sehingga biaya bisnis dapat diprediksi.

Tak hanya memudahkan pengelolaan cloud dan biaya, Avvan juga memiliki kapabilitas self-service yang berarti penjadwalan, workflow, dan lainnya bisa diotomatisasi berdasarkan Role Based Access yang diberikan ke administrator. Avvan juga memiliki sistem keamanan yang mumpuni melalui alert dan monitoring untuk memastikan penggunaan cloud yang sesuai aturan ataupun policy yang telah dibuat sebelumnya.

Memang benar, multi-cloud membawa beberapa keunggulan bagi bisnis. Namun, keunggulan tersebut juga diiringi dengan beberapa tantangan yang dihadapi oleh bisnis. Untuk itu, Avvan bisa menjadi solusi. Bagi bisnis yang ingin merasakan kelebihan Avvan, silakan hubungi Inovasi Informatika Indonesia (i3) di info@i-3.co.id.