Penerapan PSBB total yang kembali diberlakukan membuat para pebisnis terus mencari solusi agar bisnis tetap bisa operasional dan produktif. Salah satu solusi yang bisa menunjang hal tersebut adalah dengan mengadopsi strategi multi-cloud, di mana bisnis memanfaatkan berbagai cloud platform untuk memastikan keamanan dan kinerja yang optimal bagi workload yang dimiliki.

Efisiensi Biaya Menjadi Tantangan Saat Menggunakan Multi-Cloud

Memang benar, memiliki strategi multi-cloud menjanjikan kinerja dan keamanan bagi setiap workload yang dimiliki. Namun, mengadopsi strategi multi-cloud merupakan sesuatu yang kompleks yang mungkin saja berujung pada peningkatan biaya bisnis yang tak terduga. Tentunya, hal ini dapat mengurangi efisiensi bisnis. Maka dari itu, tak heran apabila pengelolaan biaya pada penggunaan multi-cloud telah menjadi prioritas dan concern bagi semua bisnis.

Meskipun demikian, riset dari Forrester menunjukan bahwa dari 74% responden yang telah mengadopsi strategi multi-cloud, hanya 42% diantaranya yang melakukan pengoptimisasian biaya secara reguler. Hal ini mungkin dikarenakan adanya banyak kesulitan dan tantangan yang pasti dihadapi bisnis saat dalam proses untuk mengoptimisasi biaya penggunaan multi-cloud yang ada.

Mengapa Efisiensi Biaya Dalam Penggunaan Multi-Cloud Sulit Dilakukan?

Seperti yang sudah tertulis di atas, memastikan biaya bisnis digunakan secara efisien saat menggunakan multi-cloud tergolong sulit dilakukan. Hal ini dikarenakan ada beberapa tantangan yang timbul, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Kurang Visibilitas

Seiring dengan bertambahnya jumlah workload serta cloud platform yang digunakan, bisnis kesulitan untuk memonitor kinerja dan metrik dari semua cloud yang dimiliki. Hal ini tentunya akan berdampak pada pengeluaran bisnis secara signifikan.

  • Biaya Tak Terduga

Hal ini berjalan beriringan dengan kurangnya visibilitas. Apabila bisnis tidak dapat memonitor infrastruktur cloud-nya secara real-time, pastinya bisnis akan kesulitan untuk mengukur biaya pengeluaran yang dibutuhkan tiap bulannya.

  • Kurangnya Expertise

Seiring dengan perkembangan teknologi, kompleksitas dari multi-cloud juga semakin meningkat. Hal ini membuat tim IT kesulitan untuk tetap up-to-date dan paham secara cepat. Dengan demikian, bisnis bisa saja menghabiskan biaya lebih terhadap multi-cloud.

  • Proses Manual

Masih ditemukan bisnis yang belum mengotomatisasi proses manajemen cloud mereka, dan masih memilih menjalankannya secara manual. Tak hanya membutuhkan staf lebih, hal ini juga lebih berisiko terhadap terjadinya human eror.

Bagaimana Mengatasi Permasalahan Tersebut?

Permasalahan yang telah dijelaskan di atas dapat diselesaikan menggunakan sebuah multi-cloud manajemen platform yang tepat. Salah satu solusi yang bisa menjadi pilihan adalah Avvan, sebuah manajemen platform yang dibuat in-house oleh Inovasi Informatika Indonesia (i3), selaku salah satu IT expert di bidang open source.

Avvan dilengkapi dengan fitur cost constraint yang memungkinkan bisnis untuk memperkirakan biaya yang dibutuhkan bagi setiap cloud maupun resource yang digunakan. Melalui fitur tersebut, bisnis juga bisa menentukan batas biaya penggunaan resource yang sesuai dengan budget perusahaan. Hal ini membuat virtual machine (VM) yang ada akan dinonaktifkan secara otomatis apabila batas penggunaan telah tercapai. Adapun bisnis bisa mengatur cost constraint seperti gambar di bawah ini.

Selain memastikan efisiensi biaya, Avvan bisa diintegrasikan ke 15 cloud platform terkemuka berbasis public maupun private untuk memudahkan pemantauan melalui satu dashboard yang sama. Avvan juga memiliki fitur monitoring dan alert, di mana tim IT akan mendapatkan notifikasi secara real-time jikalau cloud diakses oleh orang yang tak dikenal, atau suatu keabnormalan terjadi. Keseluruhan berbagai fitur yang ada memastikan kemudahan, keamanan, dan efisiensi yang optimal bagi bisnis.

Penutup

Memiki strategi multi-cloud bukan lagi suatu hal yang opsional. Hal ini sudah menjadi sesuatu yang wajib bagi semua bisnis, khususnya di era pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir. Dengan hadirnya Avvan dari i3, bisnis di Indonesia akan mendapatkan solusi manajemen platform yang memadai untuk mengelola multi-cloud secara mudah, aman dan efisien.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Avvan, silakan hubungi avvan@avvan.id.