Pada pertengahan tahun 2019, Red Hat mengumumkan kehadiran Red Hat Satellite 6.5. Solusi terbaru dari Red Hat ini difokuskan untuk mendukung host yang menjalankan Red Hat Enterprise Linux 8 dan Federal Information Processing Standard (FISP) pada host yang dikelola oleh satelit. Red Hat Satellite merupakan sebuah solusi sistem manajemen dari Red Hat yang memudahkan infrastruktur untuk diterapkan dan di kelola baik secara fisikal, virtual, maupun cloud. Satellite memungkinkan pengguna untuk mengatur lifecycle sistem Red Hat dengan lebih mudah dan memastikan sistem tersebut berfungsi dengan efisien, aman, dan memenuhi berbagai standar yang ada.

Jika sudah mengaplikasikan Red Hat Satellite 6.5, pengguna dapat melakukan pemantauan dan pengaturan sistem Red Hat dari dashboard secara langsung, seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Pada peluncuran Red Hat Satellite 6.5, Red Hat menghadirkan beberapa fitur baru jika dibandingkan dengan Red Hat Satellite sebelumnya, salah satunya adalah pada Satellite 6.5 sudah terdapat dukungan untuk RHEL versi 8, sehingga RHEL versi 8 ini dapat di provisioning dan di patch sama seperti RHEL versi 6 dan versi 7. RHEL versi 8 juga menghadirkan Application Streams (AppStreams). Saat menggunakan Satellite 6.5, AppStream dapat disediakan di dalam Satellite dengan nama “Module Streams”. AppStream ini memungkinkan Red Hat untuk menyediakan lebih banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk para pengguna dengan cara yang paling sederhana.

Red Hat Satellite 6.5 juga hadir dengan beberapa fitur keamanan baru yang dapat membantu pengguna dalam mengamankan sistem dengan lebih baik. Beberapa fitur keamanan yang ada di Satellite 6.5 antara lain adalah visibilitas openSCAP. Saat menggunakan Satellite 6.5, pengguna bisa memiliki kemampuan untuk melihat semua host, sehingga memudahkan administrator untuk mengecek sistem jika terdapat host yang tidak sesuai dengan peraturan yang diberikan oleh openSCAP atau memang terdapat masalah pada keamanan/kebijakan.

Read Also :  Sudah Tahukah Anda Certification Roadmap Terbaru dari VMware (v6) ?

Fitur keamanan terbaru dari Satellite 6.5 adalah admin role. Pada versi Satellite sebelumnya, user dapat mengelola Satellite secara keseluruhan seperti konfigurasi, manajemen pada host, dan lainnya. Namun, pada versi Satellite 6.5, sistem keamanan admin role memiliki peran dalam memastikan bahwa pengguna Satellite 6.5 dapat memisahkan beberapa fungsi, seperti memisahkan pengelolaan infrastruktur Red Hat dengan pengelolaan host Satellite. Selain itu, admin role juga memungkinkan pengguna untuk mengelola infrastruktur Satellite dan membuat organisasi baru tanpa harus mengelola host itu sendiri. Sistem keamanan ini bertujuan untuk menghindari adanya pihak yang tidak berkepentingan untuk mengakses atau mengubah konfigurasi Satellite. Pengelolaan tersebut dapat ditampilkan pada dashboard seperti gambar berikut ini:

Selain fitur keamanan, fitur terbaru lainnya yang dimiliki Red Hat Satellite 6.5 adalah engine reporting. Bagi pengguna, Satellite merupakan titik fokus dari environment Red Hat, dengan engine reporting yang baru, pengguna Satellite dapat membuat laporan yang dapat langsung di ekspor ke dalam bentuk CSV. Laporan ini dapat mencakup seluruh rincian status host dari klien Satellite, host yang teregistrasi ke dalam Satellite, subscription dari host yang ter-registrasi, applicable errata dan lain-lain.

Fitur ekspor laporan ini dapat diakses pada bagian dashboard dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Meningkatnya kinerja Red Hat Satellite 6.5 tentu memberikan lebih banyak keuntungan bagi para pengguna dalam mengelola dan memantau kinerja infrastruktur TI mereka di berbagai lingkungan. Maka dari itu, seiring dengan bertambahnya perusahaan yang mengandalkan TI dalam operasi bisnis mereka, Red Hat Satellite 6.5 dapat menjadi solusi yang dapat diandalkan dalam mengelola dan memantau infrastruktur TI bisnis dengan cara yang paling sederhana dan aman.

Read Also :  Perbedaan antara Clone dan Template pada Virtual Machine (VMware)

Tentang i3:

PT Inovasi Informatika Indonesia (i3) membantu profesional TI Indonesia dalam mencapai potensi terbaiknya. Kami menyelenggarakan pelatihan teknologi dari beberapa principal terkemuka seperti ECCouncil, Red Hat, Oracle, dan VMWare.

Selain menyediakan berbagai IT training yang banyak direkomendasikan oleh praktisi, i3 juga menawarkan jasa IT service di 7 solutions: Infrastructure, Middleware, DevOps, Cyber Security, Application Integration, Data Management, dan Cloud. Semua training dan service ditangani oleh instruktur dan konsultan yang berpengalaman dan memiliki sertifikasi internasional.

Informasi lebih lanjut tentang lengkap jadwal pelatihan dan layanan TI, Anda dapat menghubungi kami melalui info@i-3.co.id