Pada era multi-cloud ini, OpenStack adalah bagian penting dari bagian tersebut. Dari datacenter ke NFV, karena kekayaan API vendor-netral yang dimilikinya, OpenStack cloud sedang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan organisasi dalam menghadirkan cloud publik seperti konsumsi IaaS di data center private cloud.

OpenStack juga merupakan pelengkap yang sempurna untuk K8S dengan menyediakan layanan yang berada di luar cakupan K8S. Penerapan Kubernetes dalam banyak kasus dapat memanfaatkan komponen OpenStack yang sama untuk menyederhanakan pengalaman developers:

1). Multi-tenancy: Membuat pemisahan cluster K8S memanfaatkan OpenStack Projects. Tim pengembangan memiliki kontrol penuh atas sumber daya cluster dalam proyek mereka dan tidak adanya visibilitas terhadap tim atau proyek pembangunan lainnya.

2). Penggunaan infrastruktur berdasarkan pemisahan HW: Departemen TI sering menjadi broker utama bagi tim pengembangan di seluruh organisasi. Jika beberapa tim pengembang mengumpulkan sejumlah server, OpenStack Scheduler dapat memastikan cluster K8S selalu dipetakan ke Hardware yang dialokasikan ke masing-masing tim pengembangan.

3). Alokasi infrastruktur berdasarkan kuota: Sejak menentukan berapa banyak infrastruktur yang Anda tetapkan untuk kasus penggunaan yang berbeda bisa menjadi rumit. Organisasi juga dapat memanfaatkan sistem kuota OpenStack untuk mengendalikan penggunaan Infrastruktur.

4). Manajemen user yang terintegrasi: Karena kebanyakan pengembang K8S juga merupakan konsumen IaaS, leverage backend dapat menyederhanakan otentikasi pengguna untuk cluster K8S dan berbagi namespace.

5). Persistence storage kontainer: Karena pods K8S tidak durable, storage persistence adalah persyaratan untuk beban kerja yang paling banyak. Saat leverage backend OpenStack Cinder, volume penyimpanan akan terpasang kembali secara otomatis setelah restart pod.

6). Keamanan: Karena VM dan kontainer akan terus hidup berdampingan untuk sebagian besar aplikasi enterprise dan NFV. Oleh karena itu, memberikan penegakan keamanan yang seragam merupakan sesuatu yang sangat penting. Memanfaatkan integrasi Neutron dengan controller SDN di industri seperti VMware NSX-T dapat menyederhanakan penyisipan dan implementasi keamanan kontainer.

7). Container control plane flexibility: persyaratan K8S HA memerlukan load balanced Multi-master dan scaleable worker nodes. Ketika Terpadu dengan OpenStack, sangat sederhana, sama hal nya seperti Leverage LBaaSv2 untuk master node load balancing. Worker nodes dapat meningkat dan turun menggunakan tools yang berasal dari OpenStack. Dengan VMware Integrated OpenStack, worker nodes K8S dapat di-scale secara vertikal sebagaimana menggunakan fitur VM live-resize.


Inovasi Informatika Indonesia (I3) merupakan authorize partner dari VMware yang menyediakan berbagai jenis kelas training dan sertifikasi di bidang Virtualisasi, mulai dari tingkat fundamental sampai tingkat advance.

Selain sebagai tempat training IT yang banyak direkomendasikan oleh praktisi, i3 juga menawarkan jasa IT Services di 4 bidang utama keahlian: Open SourceVirtualisasiDatabase, dan IT Security. Semua training dan services ditangani oleh instructor dan konsultan yang berpengalaman dan memiliki sertifikasi internasional.

Informasi lebih lanjut tentang lengkap jadwal pelatihan dan layanan IT silahkan hubungi kami melalui info@i-3.co.id dan live chat.