Apakah anda memiliki keterbatasan resource terhadap suatu compute ? Tentu hal ini akan menjadi permasalahan tersendiri jika instance critical kita ternyata harus di migrasikan ke compute lain dikarenakan maintenance pada hardware compute. Namun jangan khawatir permasalahan ini dapat dipecahkan dengan fitur migrasi dari RHOSP 10 yang dapat memindahkan instance secara live dari suatu compute ke compute lain dengan adanya block local storage sebagai backendnya.

Untuk lebih jelasnya, berikut gambaran secara umum mengenai proses migrasi live instance:

– Pastikan bahwa pada overcloud kita memiliki lebih dari satu compute dan compute yang menerima memiliki resource sejumlah instance yang akan dipindahkan.

– Konfigur block storage dan live migraton pada semua compute. Dan pastikan Selinux pada mode permissive dan rules iptable harus dikonfigur juga beberapa untuk mendukung proses

– Pada kontroller node, update vncserver_listen yang merupakan sebuah variabel untuk memantau koneksi di file /etc/nova/nova.conf

– Sebagai admin, pastikan instance yang akan dipindahkan running

– Sebagai admin priviledge, gunakan command openstack server migrate untuk memindahkan ke server tujuan

– Verifikasi instance running di tujuan

Secara detail proses migrasi adalah sebagai berikut:

1. langkah paling awal adalah prepare untuk migrasi dengan cara edit file /etc/libvirrt/libvirtd.conf dengan beberapa strategy:


Tabel pengaturan strategy security TCP

Setelah memilih salah satu dari strategy itu, kemudian kita harus menginformasikan libvirt untuk listen updatean dari settingan sebelumnya dengan update file /etc/sysconfig/libvirtd dengan  LIBVIRTD_ARGS=”–listen”

kemudian update file di nova compute tepatnya pada /etc/nova/nova.conf dengan strategy yang telah dipilih sebelumnya dengan: “live_migration_uri=qemu+ACCESSTYPE://USER@%s/system” dimana ACCESSTYPE adalah TCP atau TLS dan USER adalah nova atau gunakan %s, untuk root user.

Kemudian restart libvirtd service dengan # systemctl restart libvirtd.service

langkah selanjutnya adalah perispan dari sisi compute.

2. konfigur iptables untuk live migration

[root@overcloud-compute-0 ~]# iptables -v -I INPUT 1 -p tcp –dport 16509 -j ACCEPT

ACCEPT tcp opt — in * out * 0.0.0.0/0 -> 0.0.0.0/0

tcp dpt:16509

[root@overcloud-compute-0 ~]# iptables -v -I INPUT -p tcp –dport 49152:49261 -j ACCEPT

ACCEPT tcp opt — in * out * 0.0.0.0/0 -> 0.0.0.0/0

tcp dpts:49152:49261

[root@overcloud-compute-0 ~]# service iptables save

3. Konfigurasi user, group, vnc_listen di /etc/libvirt/qemu.conf sehingga menjadi seperti berikut

user=”root”

group=”root”

vnc_listen=”0.0.0.0″

4. Konfigur /etc/nova/nova.conf untuk block based local storage migration dengan command berikut:

[root@overcloud-compute-0 ~]# openstack-config –set /etc/nova/nova.conf DEFAULT instances_path /var/lib/nova/instances

[root@overcloud-compute-0 ~]# openstack-config –set /etc/nova/nova.conf DEFAULT novncproxy_base_url http://172.25.250.1:6080/vnc_auto.html

[root@overcloud-compute-0 ~]# openstack-config –set /etc/nova/nova.conf DEFAULT vncserver_listen 0.0.0.0

[root@overcloud-compute-0 ~]# openstack-config –set /etc/nova/nova.conf DEFAULT block_migration_flag VIR_MIGRATE_UNDEFINE_SOURCE, VIR_MIGRATE_PEER2PEER,VIR_MIGRATE_LIVE,VIR_MIGRATE_NON_SHARED_INC

5. Restart openstack service dengan perintah berikut:

openstack-service restart

lakukan langkah 1 – 5 pada semua compute.

6. Sekarang persiapan dari sisi controller agar dapat migrate instance

update variabel vncserver_listen di /etc/nova/nova.conf. Dengan perintah berikut:

/etc/nova/nova.conf

7. Restart openstack compute service dengan perintah berikut:

[root@overcloud-controller-0 ~]# openstack-service restart nova

8. Setelah itu, migrate instance yang ingin kita pindahkan dengan perintah berikut:

[student@workstation ~(developer1-finance)]$ openstack server migrate \

–block-migration \

–live overcloud-compute-0.localdomain \

–wait finance-web1

Complete

9. Kita bisa check instance kita berhasil pindah atau tidak dengan perintah:

openstack server show namainstance.

10. Atau cara lain nya adalah kita bisa live migrate dengan menggunakan fitur live migration dari horizon UI yang relatif lebih mudah dibanding kan dengan cara diatas. Namun terkadang fitur-fitur yang ada di horizon tidak se powerfull yang bisa dilakukan pada CLI jadi setiap admin harus mengetahui bagaimana cara nya apabila UI tidak tersedia.

Demikianlah cara migrate instance dari lokal block storage ke local block storage compute yang lain, semoga membantu anda yang ingin melakukannya.

——————————————————————-

Inovasi Informatika Indonesia (I3) merupakan authorize partner dari Redhat  dan VMware yang menyediakan berbagai jenis kelas training dan sertifikasi di bidang cloud dan Virtualisasi, mulai dari tingkat fundamental sampai tingkat advance.

Selain sebagai tempat training IT yang banyak direkomendasikan oleh praktisi, i3 juga menawarkan jasa IT Services di 4 bidang utama keahlian: Open Source , Virtualisasi, Database, dan IT Security. Semua training dan services ditangani oleh instructor dan konsultan yang berpengalaman dan memiliki sertifikasi internasional.

Informasi lebih lanjut tentang lengkap jadwal pelatihan dan layanan IT silahkan hubungi kami melalui info@i-3.co.id dan live chat.